PRABUMULIH, JURNAL SUMATRA -Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2026 yang mempertegas aturan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.
Kebijakan ini menitikberatkan pada standar distribusi, kualitas makanan, serta pengawasan ketat di lapangan, guna memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Dalam surat edaran tersebut, BGN mengatur mulai dari pemilihan bahan pangan, proses pengolahan, hingga mekanisme penyaluran makanan kepada penerima manfaat. Tujuannya, agar makanan yang diberikan benar-benar memenuhi standar gizi dan aman dikonsumsi.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Prabumulih menilai, aturan ini menjadi langkah positif untuk memperbaiki kualitas pelaksanaan program di daerah.
“Ini menjadi panduan penting bagi kami agar pelaksanaan MBG lebih tertib dan kualitas makanan yang diberikan kepada siswa tetap terjaga,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kota Prabumulih menegaskan akan meningkatkan pengawasan, terutama terkait kebersihan dan keamanan pangan.
“Kami akan turun langsung melakukan monitoring agar makanan yang dibagikan higienis dan sesuai standar gizi,” ungkap perwakilan Dinkes.
Namun di sisi lain, sejumlah warga berharap implementasi program tidak hanya baik di atas kertas, tetapi juga benar-benar dirasakan di lapangan.
Salah satu warga Prabumulih mengungkapkan bahwa program MBG sangat membantu, namun ia meminta distribusi dilakukan secara merata dan tidak terjadi keterlambatan.
“Kami berharap pembagian makanan ini benar-benar tepat sasaran dan tidak ada kendala di lapangan, karena ini sangat membantu masyarakat,” katanya.
Program MBG sendiri menyasar kelompok rentan seperti pelajar, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi nasional.
Dengan terbitnya Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2026, diharapkan seluruh pihak terkait dapat menjalankan program secara lebih disiplin, transparan, dan akuntabel.
BGN juga menegaskan pentingnya evaluasi berkala agar program tidak hanya berjalan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat.(Her)













Komentar