LAHAT, JURNAL SUMATRA – Ratusan Kepala Keluarga (KK), bermukim di Jalan Komalasari RT 009 RW 003 Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, yang mengeluhkan pasokan/pengiriman air dari Perumda Tirta Lematang (PDAM) Lahat.
Mirisnya, selama dua bulan berturut-turut, pelanggan Tirta Lematang (PDAM) Lahat ini, nyaris tak dapat atau terpenuhi air untuk kebutuhan sehari-hari. Lebih parahnya lagi, untuk dapat 1 ember air saja sangat susah.
“Lah nak 2 bulan berturut-turut ini, kami warga Jalan Komalasari, nyaris tak dapat pasokan air. Untuk dapat 1 ember saja sangat susah,” ungkap Darvis salah satu setempat, Minggu (12/4/2026).
Untuk tagihan, diakui Darvis, sangat besar, namun saat warga pertanyakan dengan pihak Tirta Lematang selalu berdalih ada kendala teknis di jaringan, atau mungkin ada masalah sambungan dari jaringan ke meteran atau bocor.
“Nanti akan kami periksa, selalu itu alasan dari petugas Tirta Lematang saat ditanya. Jangan saat tagihan ingin cepat dibayar, tolong perhatikan keluhan kami selaku pelanggan,” ujar Darvis dengan nada sedikit kesal.
Hal senada juga disampaikan Dedi warga lainnya yang mengaku untuk tagihan pelanggan Tirta Lematang (PDAM) Lahat ini, terus terang telah melebihi tagihan Perusahaan Listrik Negara (PLN).
“Bahkan saat hidup pun sebentar, sejak pukul 06.00 WIB pagi hari sampai dengan pukul 18.00 WIB. Sedangkan air nya keluar sangat kecil sekali, sehingga, untuk mendapatkan 1 ember saja sangat susah,” tambah Dedi.
Yang buat warga di Jalan Komalasari ini kecewa atas pelayanan Tirta Lematang (PDAM) Lahat, dijelaskan Dedi, saat pelanggan melaporkan bahwa air keluarnya kecil sekali, tapi tagihan setiap bulan cukup besar.
“Dalih petugas Tirta Lematang akan dicek dilapangan. Namun sampai saat ini tak satupun petugas yang melakukan pengecekan terkait keluhan warga disini,” ucap Dedi.
Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Lematang H. Anda Wijaya S.Kom dikonfirmasi mengatakan, kemungkinan meteran mereka mengalami penyumbatan ataupun ada pipa mengalami kebocoran.
“Karena, banyak pipa pelanggan yang mengalami seperti dirasakan oleh warga di Jalan Komalasari tersebut. Silakan datang kekantor PDAM Lahat untuk sampaikan keluhan yang dirasakan oleh para pelanggan, agar keluhan tersebut dapat cepat dan tepat ditindaklanjuti oleh petugas,” tegasnya.
Nah, dikatakan Direktur PDAM Tirta Lematang Lahat, kalau keluhan pelanggan selama 2 bulan susah untuk mendapatkan air ataupun air nya sangat kecil keluar, sangat tidak masuk akal.
“Tidak masuk akal, dua hari saja air dari PDAM Lahat tidak mengalir sudah bisa dipastikan ribut, apalagi sampai dua bulan. Kami minta untuk pelanggan PDAM Tirta Lematang silakan laporkan keluhannya kekantor, hari ini melapor dengan membawa rekening PDAM Tirta Lematang, besok petugas langsung melakukan pengecekan dilokasi,” tutupnya. (D1N)










Komentar