LAHAT, JURNAL SUMATRA – Sekira pukul 09.30 WIB, terjadi aksi brutal warga Desa Simpang III Kecamatan Tanjung Sakti PUMU, Kabupaten Lahat, yang membakar sepeda motor diduga milik pelaku pencurian, pada Minggu (12/4/2026), hingga viral di media sosial.
Kasus yang membuat heboh tersebut, membuat Polres Lahat menerjunkan tim Pidana Umum (Pidum) guna membantu penyelidikan Polsek Tanjung Sakti, dalam mengungkap siapa pemilik 1 unit sepeda motor Yamaha yang dibakar massa tersebut.
“Benar aksi pembakaran sepeda motor oleh massa tersebut, masih dalam penyelidikan,” ungkap Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto melalui Kasi Humas l AKP Mastoni disampaikan Kasubsi Penmas Aiptu Liespono.
Setelah dapat laporan dari masyarakat, jelas dia, personil Polsek Tanjung Sakti langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan memasang Garis Police.
“Kendaraan yang dibakar massa jenis Yamaha Mio dengan No Rangka MH31KP001CK135268, sedangkan, No No mesin tidak ada,” ungkap dia.
Di TKP, jelas dia lagi, kendaraan yang dibakar masih berada di lokasi, juga 2 karung biji kopi yang masih berkulit diperkirakan berat 50 kilogram dan 1 buah tabung gas 3 Kg telah diambil pemiliknya, Pangki (45) warga setempat.
Setelah ke TKP I pembakaran, personil lakukan pengecekan dan pemeriksaan di TKP II yakni rumah Pangki. Lanjut dia, Setiba disana, yang bersangkutan telah pergi ke kebun dan belum dapat dihubungi karena kendala sinyal.
“Sedang diupayakan memperoleh keterangan dari yang bersangkutan. Dari pemeriksaan dirumah Pangki, kuat dugaan telah terjadi pencurian, modus pelaku mencongkel jendela samping rumah,” terang dia.
“Kemudian mengambil 2 karung biji kopi yang masih berkulit seberat kurang lebih 50 Kg, dan 1 buah tabung gas 3 Kg, karena saat kejadian rumah sedang ditinggal penghuninya,” tambah dia.
Maka, sambung dia, anggota Polsek Tanjung Sakti bersama Pemerintah Desa Simpang III PUMU masih berupaya mencari saksi-saksi dan mencari pemilik kendaraan yang dibakar massa tersebut.
“Alhamdulillah, setelah dilakukan koordinasi, saat ini situasi aman dan kondusif,” ulasnya.
Tegas dia, Polres Lahat akan tetap berkomitmen dengan menerjunkan tim Pidum guna membantu penyelidikan Polsek Tanjung Sakti untuk mencari dan menemukan pemilik motor yang dibakar massa. (D1N)










Komentar