Harga pupuk yang lebih terjangkau diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi sekaligus meningkatkan keuntungan petani dan sektor pertanian nasional.
Presiden juga menyampaikan Indonesia telah mencapai sejumlah capaian swasembada pangan pada berbagai komoditas, di antaranya beras dan jagung.

Selain sektor pangan, Prabowo turut menyoroti keberhasilan pengembangan bahan bakar nabati B50. Kebijakan tersebut ditujukan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM.
Dalam pidatonya, Presiden menyebut penerapan B50 mulai 1 Juli 2026 menjadi bagian dari langkah Indonesia memperkuat ketahanan energi nasional.
Prabowo mengingatkan seluruh pihak agar tidak cepat berpuas diri dan terus bekerja lebih baik demi meningkatkan kinerja serta kesejahteraan masyarakat.
“Jangan berpuas diri, kita harus bekerja lebih baik lagi demi kinerja yang lebih baik,” menjadi salah satu pesan yang ditekankan dalam pidato tersebut.
Presiden juga menegaskan bahwa pembangunan Indonesia tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Negara dibangun melalui kerja sama dan semangat gotong royong.
Wako Prabumulih: Pidato Presiden Jadi Motivasi
Sementara itu, Wali Kota Prabumulih H Arlan mengapresiasi pelaksanaan Sidang Paripurna Istimewa DPRD Prabumulih sebagai momentum untuk bersama-sama mendengarkan arah kebijakan pemerintah pusat.
Menurut Arlan, pesan Presiden Prabowo mengenai kerja keras, gotong royong, kemandirian pangan dan energi sangat relevan untuk terus diterapkan hingga ke daerah.
“Pidato kenegaraan ini menjadi motivasi bagi kita semua. Apa yang disampaikan Bapak Presiden tentang kerja keras, gotong royong, kemandirian pangan dan energi harus kita dukung bersama,” ujar Arlan.
Ia mengatakan, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri dalam menjalankan pembangunan. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, masyarakat, dunia usaha dan seluruh elemen lainnya.
“Negara ini dibangun dengan kerja sama dan gotong royong. Begitu juga di daerah, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus bersinergi dan bersama-sama memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” tegasnya.
Arlan juga berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi penyemangat bagi seluruh masyarakat Prabumulih untuk terus menjaga persatuan dan meningkatkan kontribusi dalam pembangunan daerah.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata. Mari kita jaga persatuan, terus bergotong royong dan bersama-sama membangun Prabumulih agar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkasnya.
(Her) ADV













Komentar