LAHAT, JURNAL SUMATRA – Tak hanya menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ditengah masyarakat. TNI juga hadir sebagai bagian dari solusi untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Hal tersebut tercermin dari kiprah Kodim 0405/Lahat di bawah kepemimpinan Letkol Inf David Jihandika, S.Sos., M.M, yang terus mendorong dan memperkuat sinergi antara militer dan rakyat melalui berbagai program strategis di Bumi Seganti Setungguan.
Salah satu program nyata yang mendapatkan perhatian adalah pembangunan jembatan dalam program TNI Manunggal tahun 2026 di wilayah Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat.
“Selama ini, anak-anak sekolah dan warga harus melewati jalur kereta api untuk beraktivitas. Kondisi tersebut tentu memiliki risiko keselamatan yang tinggi,” ujarnya, saat diundang Podcast di PWI Lahat pada Sabtu (15/8/2026).
Dijelaskan dia, dengan hadirnya jembatan yang dibangun melalui program TNI, masyarakat kini memiliki akses yang lebih aman dan tidak lagi harus mempertaruhkan keselamatan saat melintas.
“Pembangunan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran TNI tidak sebatas menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” imbuhnya.
Selain pembangunan jembatan, Kodim 0405/Lahat juga terlibat dalam berbagai program sosial dan infrastruktur lainnya, seperti pembangunan sumur bor serta bedah rumah tidak layak huni.
Program sumur bor menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air. Sementara bedah rumah diharapkan dapat meningkatkan kualitas tempat tinggal sekaligus memberikan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat penerima manfaat.
Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2006 ini memulai langkah militernya sebagai Pama Pussenif Kodiklat pada tahun 2006 dan Pama Kostrad pada tahun 2007.
Perjalanan jabatannya terus menanjak melalui berbagai penugasan taktis, mulai dari Danton I/C 503/R/2 Kostrad (2008), Danton II/A/509/9/2 Kostrad (2008), hingga dipercaya mengemban posisi strategis seperti Kasi Siaplat Baginsapsat Sdirbinsen Pussenif Kodiklat (2016), Kasiops Korem 171/PVT Kasrem 171 (2018), Pamen Pussenif (2019), Pabandya Dokinfo/Slat Spabandya-2/Pamsmat/Bradiat Splan (2000), hingga Pasi Kasipam Sintel Divif 2 Kostrad (2022) dan Pabandya Pam Sintel Kostrad (2023). Sebelum memegang tongkat komando di Lahat, ia sukses mengemban amanah sebagai Danyonif 502/UY/18/2 Kostrad (2025).
Tidak hanya di dalam negeri, perwira menengah dengan pangkat Letnan Kolonel (terhitung mulai tanggal 01-04-2025) ini juga berpengalaman dalam kancah operasi militer dan penugasan internasional.













Komentar