oleh

Hampir Rp 3 Miliar Rehab 2 Rumdin Pimpinan DPRD Lahat, RTLH Cuma Rp 20 Juta Per Unit

LAHAT, JURNAL SUMATRA – Proyek pengerjaan rehab 2 unit rumah dinas (Rumdin) milik wakil ketua I dan II DPRD Kabupaten Lahat yang nyaris menelan dana Rp 3 miliar dianggarkan Pemkab Lahat melalui APBD 2026, jadi sorotan.

Kondisi tersebut, seakan membuat DPRD tertawa warga menangis. Karena sangat kontras dibandingkan pembangunan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) yang hanya dianggarkan sebesar Rp 20 juta per unit, oleh Pemkab Lahat.

“Kita tidak tahu seberapa mendesak rumdin pimpinan DPRD Lahat harus direhab. Padahal kondisi keuangan saat ini efisiensi,” ulas Alfery (41) warga Kota Lahat saat dibincangi pada Minggu (6/9/2026).

Jelas sangat kontras dengan keadaan masyarakat saat ini, banyak warga Lahat yang tinggal di rumah tak layak huni. Kata Alfery, bila proyek rehab 2 unit rumah itu dilaksanakan, seakan DPRD tertawa, sedangkan warga menangis.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Lahat, Beni Ramadona mengungkapkan jika saat ini ada sekitar 5.050 RTLH di Kabupaten Lahat. Namun demikian disampaikan Beni, ada sekitar 2.250 unit RTLH dibangun di tahun 2026 ini.

“Ya di tahun 2026 ini ada sekitar 2.250 unit yang dibangun. Anggarannya melalui APBD dan APBN,” ulasnya.

Beni mengatakan, yang dianggarkan melalui APBD sebanyak 250 unit RTLH dan 2.000 unit dibangun menggunakan anggaran APBN.

Ia menyampaikan, besaran bantuan yang diterima untuk setiap unit rumah, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN hanya Rp 20 juta per unit.

“Pelaksanaan program RTLH yang bersumber dari APBD untuk tahun 2026 telah selesai dilaksanakan. Sementara program yang menggunakan APBN saat ini masih dalam proses pelaksanaan,” tambahnya.

Beni mengaku, proses pelaksanaan bantuan RTLH tersebut dilakukan melalui beberapa tahapan sehingga waktu pengerjaannya tidak seluruhnya berlangsung secara bersamaan.

“Benar, ada beberapa tahapan, ada yang sudah berjalan, ada yang baru mulai,” tegasnya, seraya ungkapkan bahwa dengan adanya program diharapkan masyarakat Kabupaten Lahat yang masih menempati rumah dalam kondisi tidak layak huni dapat memperoleh hunian yang lebih aman dan layak,” tutupnya. (D1N)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed