oleh

Gara-Gara Cekcok Sortir TBS? Sopir Asal Muratara Babak Belur, Dugaan Pengeroyokan Terekam CCTV!

MURATARA, JURNAL SUMATRA – Aksi dugaan pengeroyokan terhadap seorang sopir sekaligus petani Tandan Buah Segar (TBS) asal Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, menjadi sorotan setelah rekaman kamera pengawas atau CCTV memperlihatkan detik-detik insiden tersebut di area pabrik kelapa sawit.

Korban bernama Yogi (24) diduga menjadi korban pengeroyokan oleh lima orang karyawan bagian sortir TBS di Pabrik Kelapa Sawit PT Berkat Sawit Mandiri (BSM), Desa Sungai Gedang, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

Insiden yang disebut terjadi pada Rabu pagi, 21 Oktober 2026, itu diduga bermula dari cekcok terkait proses penyortiran TBS. Akibat kejadian tersebut, korban dilaporkan mengalami luka di bagian kepala dan lebam di sejumlah bagian tubuh.

Rekaman CCTV menjadi bukti penting yang kini disorot. Sementara itu, korban disebut akan menempuh jalur hukum untuk mendapatkan keadilan atas peristiwa yang dialaminya.

Berdasarkan informasi dari rekaman CCTV yang disebut memiliki rentang waktu pukul 08.09.24 hingga 08.18.35 WIB, insiden tersebut terjadi di area loading bay atau tempat bongkar muat TBS.

Pada awal rekaman, terlihat sejumlah truk bermuatan tandan buah segar mengantre untuk melakukan pembongkaran. Di atas tumpukan TBS, terjadi adu mulut antara korban yang mengenakan baju biru dan seorang pekerja sortir yang mengenakan baju merah.

Cekcok tersebut diduga berkaitan dengan protes korban terhadap proses penyortiran TBS yang dinilai tidak transparan dan berpotensi merugikan petani. Namun, penyebab pasti perselisihan tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak yang terlibat.

Sekitar pukul 08.09 hingga 08.10 WIB, beberapa orang lainnya terlihat bergerak mendekati lokasi pertikaian dari arah pos timbang.

Puncaknya, sekitar pukul 08.10 WIB, lima orang diduga mengepung dan melakukan pengeroyokan terhadap korban. Dalam rekaman yang disebut sebagai CCTV SORT091_4, terlihat korban terjatuh di atas tumpukan TBS ketika sejumlah orang berada di sekelilingnya.

Korban sempat berusaha bangkit. Namun, berdasarkan uraian rekaman tersebut, korban kembali terjatuh di tengah insiden.

Aksi itu dilaporkan berhenti setelah sejumlah karyawan lain dan sopir truk datang melerai.

Situasi kemudian berangsur mereda. Namun, korban disebut masih berada di atas tumpukan TBS, sementara orang-orang yang diduga terlibat telah meninggalkan lokasi.

Korban Alami Luka, Jalur Hukum Jadi Langkah Berikutnya.

Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai keamanan dan penanganan konflik di lingkungan perusahaan, khususnya ketika perselisihan berkaitan dengan proses penyortiran hasil perkebunan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed