MURATARA, JURNAL SUMATRA – Kapolsek Rawas Ulu, Iptu Hari Suharto, S.Pd., M.Si., mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang mandi atau bermain di sungai.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul kondisi musim kemarau yang membuat sebagian masyarakat memilih sungai sebagai tempat untuk mandi dan beraktivitas sehari-hari.
“Tolong jaga anak-anak kita saat mandi di sungai. Mengingat saat ini sedang musim kemarau, banyak masyarakat yang mandi ke sungai. Jaga dan awasi anak-anak kita semua, jangan sampai kejadian seperti sebelumnya terulang kembali, ada anak yang tenggelam di sungai,” imbau Kapolsek kepada masyarakat.
Kapolsek meminta para orang tua untuk tidak membiarkan anak-anak mandi di sungai tanpa pengawasan. Menurutnya, kondisi arus sungai dan kedalaman air dapat berubah sewaktu-waktu sehingga berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak.
Terlebih, baru-baru ini masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) kembali dikejutkan dengan peristiwa anak tenggelam di sungai yang terjadi di wilayah Kecamatan Rawas Ilir.
Peristiwa tersebut diharapkan menjadi pelajaran bersama agar masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan dan tidak menganggap aktivitas mandi di sungai sebagai hal yang sepele.
Imbauan itu disampaikan Kapolsek Rawas Ulu kepada masyarakat Desa Lesung Batu, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, usai melaksanakan salat Jumat, Jumat (14/8/2026).
Iptu Hari Suharto juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan anak-anak dan segera mengingatkan apabila melihat anak bermain atau mandi di sungai tanpa pengawasan orang dewasa.
“Keselamatan anak merupakan tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai kelalaian sesaat menimbulkan penyesalan di kemudian hari,” tegasnya.(AkaZzz)













Komentar