Ketua Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) , Mgs Syaiful Padli melihat forum ini ingin meluruskan sejarah dimana para ahli sejarah berkumpul disini memberikan gambaran Pulau Kemaro. “ Dan hari ini hasil dari diskusi ini adalah akan melakukan audiensi dengan Gubernur Sumsel dan Walikota Palembang, saya kira ini jalan yang sangat betul, harus ada proses pengkajian ulang rencana menjadikan Pulau Kemaro sebagai tempat wisata berkonsep Sriwijaya, padahal sejarah dari Pulau Kemaro itu sendiri adalah milik dari Kesultanan Palembang Darussalam, ini yang harus diluruskan,” katanya. Dirinya secara pribadi dan sebagai anggota DPRD Sumsel akan mengawal bagaimana sejarah ini bisa diluruskan kembali kedepannya.(udy)
Sejarah Pulau Kemaro Harus di Luruskan Halaman 2
Sejarah Pulau Kemaro Harus di Luruskan

News Feed
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Daya Saing UMKM Perikanan Jambi, Produk LE-GO Kantongi Sertifikat Halal dan Produksi Meningkat
Jambi, jurnal Sumatra – Produk marinasi ikan lele LE-GO _(Lele Marinated Ready to Go)_ milik Kelompok Budidaya Ikan Lampu Merah Pertamina Kasang Baca Selengkapnya
Pertamina Patra Niaga Perluas Dampak Program Hidroponik Melalui Penguatan Kapasitas Warga
Palembang, jurnal Sumatra – Sayuran segar yang dahulu hanya dibeli di pasar kini mulai dipanen sendiri oleh ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Baca Selengkapnya
Bukan Sekadar Belajar Membuat Tempe, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Bangun Kepercayaan Diri Warga Binaan Lapas
Palembang, jurnal Sumatra – Bagi Nidia, hari-hari di Lapas Perempuan Palembang kini diisi dengan harapan baru. Bersama dua rekannya, ia belajar memproduksi Baca Selengkapnya
Jaga Bumi Sriwijaya, Kapolda Sumsel dan Kajati Sepakat Perkuat Kolaborasi Demi Kepastian Hukum
PALEMBANG, JURNAL SUMATRA -Kehangatan dan kekompakan antar-aparat penegak hukum kembali ditunjukkan di Sumatera Selatan. Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, Baca Selengkapnya
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Kembangkan UMKM Berbasis Upcycling di Desa Banu Ayu
Palembang, Jurnal Sumatra – Bagi sebagian orang, wearpack bekas mungkin hanya berakhir sebagai limbah. Namun di Desa Banu Ayu, Kabupaten Ogan Komering Baca Selengkapnya












Komentar