Problem dalam penanganan kasus ini, kata Laili Nur Anisah, para korban dan keluarganya tidak bersedia untuk membuka masalahnya ke publik atau melaporkan ke aparat penegak hukum. “Karena kasus itu dianggap sebagai aib dan harus dirahasiakan,” paparnya. Kasus kekerasan rumah tangga dikategorikan wilayah publik didasarkan adanya perundangan yang mengatur tentang ancaman dan sanksi pidana penjara 5 tahun ke atas untuk kekerasan fisik, 3 tahun ke atas untuk kekerasan psikis, 5 tahun ke atas untuk kekerasan seksual dan 3 tahun ke atas untuk penelantaran rumah tangga. Dia berharap, warga dan perangkat desa bisa memahami penjelasannya. Dan mereka komitmen untuk menekan terjadinya kasus kekerasan dan menangani secepatnya apabila terjadi kekerasan rumah tangga. (Affan)
Kekerasan Domestik Tak Diproses Hukum Halaman 2
Kekerasan Domestik Tak Diproses Hukum

News Feed
Pemkab Cianjur gencarkan pendidikan agama di luar sekolah
Nasional|Senin, 4 Januari 2021, 11:04
Cianjur, jurnalsumatra.com – Pemkab Cianjur, Jawa Barat, mengencarkan pendidikan agama di luar sekolah melalui Program Diniyah Takmiliyah sebagai upaya memupuk karakter agamis Baca Selengkapnya
Arus lalu lintas libur Tahun Baru 2021 di Simalungun ramai lancar
Nasional|Senin, 4 Januari 2021, 11:02
Simalungun, jurnalsumatra.com – Arus lalu lintas di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada hari ketiga Tahun 2021, Minggu, sampai pukul 15.00 WIB, terpantau Baca Selengkapnya
Ribuan struktur karang Program ICRG hiasi bawah laut Bali
Nasional|Senin, 4 Januari 2021, 11:02
Badung, jurnalsumatra.com – Ribuan struktur karang Program Restorasi Terumbu Karang Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) yang digarap oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Baca Selengkapnya
NTT dapat jatah 13 ribu dosis vaksin COVID-19 pada tahap pertama
Nasional|Senin, 4 Januari 2021, 10:58
Kupang, jurnalsumatra.com – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat jatah 13 ribu dosis vaksin COVID-19 buatan Sinovac pada tahap pertama distribusi vaksin. Baca Selengkapnya
KJRI Kuching jemput seorang pekerja migran Indonesia di RSU Bintulu
Nasional|Senin, 4 Januari 2021, 10:56
Pontianak, jurnalsumatra.com – Kepala Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching, Yonny Tri Prayitno menyatakan pihaknya telah menjemput seorang pekerja migran Indonesia (PMI) Baca Selengkapnya












Komentar