Rais menambahkan, dengan adanya kemudahan untuk membuka lahan kedepannya masyarakat tani mempunyai cadangan untuk masa depan. “Terutama hasil pertanian, seperti padi jagung dan lain-lain, dengan tidak membeli beras dan sayur mayur selama 5-6 bulan masyarakat tani kan dapat mengumpulkan uang. Kedua, setelah pohon karet yang ditanam menjadi besar masyarakat bisa menyadap nya”. Paparnya. (Rafik Elyas)
Petani Dimuba Minta Solusi Untuk Meremajakan Kebun Karet

News Feed
Satoto Waliun: Pentingnya Pemimpin Responsif dan Matang dalam Kebijakan
Musi Banyuasin, Sumsel|Kamis, 18 Juni 2026, 10:07
MUBA, JURNAL SUMATRA – Roda pemerintahan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) belakangan ini dinilai tengah menghadapi tahapan atau periode yang sangat penting, Baca Selengkapnya
Kedapatan Bawa Senpi Beserta Amunisi, IN Diamankan Satreskrim Polres Muba
Kriminal, Musi Banyuasin, Sumsel|Rabu, 17 Juni 2026, 17:56
MUBA, JURNAL SUMATRA – Dalam Operasi Senpi Musi 2026 ini, Polisi Resort (Polres) Musi Banyuasin (Muba) terus bekerja keras untuk memberantas Senpi Baca Selengkapnya
Simpan Senjata Api Rakitan, Seorang Petani di Muba Diamankan Polisi
Kriminal, Musi Banyuasin, Sumsel|Minggu, 14 Juni 2026, 16:12
MUBA, JURNAL SUMATRA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Musi Banyuasin (Muba) berhasil ungkap kasus kepemilikan senjata api (senpi) ilegal yang masuk Baca Selengkapnya
Sumur Bor Ilegal di Muba Kembali Terbakar
Kriminal, Musi Banyuasin, Sumsel|Sabtu, 13 Juni 2026, 21:44
MUBA, JURNAL SUMATRA – Suasana di Desa Keban 1, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada, Jumat (12/6/2026) siang sekitar pukul Baca Selengkapnya
Perkelahian di Desa Lumpatan II Sekayu Muba Berakhir Damai
Kriminal, Musi Banyuasin, Sumsel|Kamis, 11 Juni 2026, 21:33
MUBA, JURNAL SUMATRA – Perkelahian yang melibatkan dua warga Dusun VIII Lumba Jaya, Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis Baca Selengkapnya












Komentar