Awal pertemuan, sambung Camat Merapi Timur, pihak Perusahaan menawarkan kemampuan hanya sebesar Rp. 10 juta, lalu, dinaikkan lagi menjadi sebesar Rp. 20 juta. Namun, tetap dibantah warga dan tidak terima dari tawaran pihak perusahaan tersebut. “Sudah ada pertemuan antara warga dan pihak perusahaan batubara. Akan tetapi, belum menemukan titik terang. Sehingga, akan kami atur lagi untuk kedua belah pihak bertemu agar persoalan yang ada bisa selesai alias menemukan titik terang,” pungkas Pulun. (Din)
Warga Gedung Agung Tegakkan Tenda Dekat Pintu Masuk Tambang

News Feed
Ratusan Massa Serbu Kantor Bupati Lahat, Tegaskan 5 Poin Tuntutan
LAHAT, JURNAL SUMATRA – Ratusan orang mengatasnamakan Masyarakat Muara Lawai Bersatu (MMLB) gelar aksi damai dengan tema “Mempertahankan Wilayah Adat Desa Muara Baca Selengkapnya
PNS dan PPPK Belum Gajian, Wabup Lahat Minta Jangan Malas
LAHAT, JURNAL SUMATRA – Lambat nya usulan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengajukan usulan pembayaran gaji ke Badan Pengelolaan Keuangan Dan Baca Selengkapnya
Memasuki Hari Kedua Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Lematang Belum Ditemukan
LAHAT, JURNAL SUMATRA – Upaya pencarian Zubaidi (46) warga Desa Tanjung Jambu Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, yang diduga hanyut pada Selasa Baca Selengkapnya
Wabup Lahat Widia Ningsih Pimpin Rakor Bahas Solusi Persoalan Banjir
LAHAT, JURNAL SUMATRA – Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H didampingi Sekda Lahat memimpin rapat koordinasi penting di ruang Off Room Baca Selengkapnya
Akses Jalan Utama Lahat – Manna Sudah Bisa Dilalui, Pengendara Tetap Diimbau Waspada
LAHAT, JURNAL SUMATRA – Upaya keras yang dilakukan oleh jajaran Polsek Tanjung Sakti bersama instansi terkait, dalam membersihkan sisa longsoran tanah bercampur Baca Selengkapnya












Komentar