Kepala SMP Negeri 1 Kayuagung, Neti Fatimah menilai, sosialisasi tersebut sangat relevan dengan kondisi siswa saat ini yang hidup dalam ekosistem digital. Ia menegaskan bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai ruang transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai penjaga nilai dan etika.
“Kami melihat isu ini sangat relevan dengan kondisi siswa saat ini. Sekolah tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga memastikan siswa memiliki pemahaman yang baik tentang penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan literasi digital terus dilakukan melalui pembinaan dan pengawasan di lingkungan sekolah, namun keterlibatan orang tua tetap menjadi kunci.
“Kami juga mengajak orang tua untuk terlibat aktif, karena pendidikan karakter, termasuk etika berinternet, tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah,” katanya. (Choe)













Komentar