MURATARA, JURNAL SUMATRA – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) bersama PT PLN terus memperkuat koordinasi untuk memastikan Gardu Induk Muratara dapat segera beroperasi sesuai rencana pada akhir tahun 2026.
Kabar baik tersebut disampaikan Wakil Bupati Muratara, H. Junius Wahyudi, Sabtu (15/08/2026). Ia mengatakan, proses penyelesaian administrasi terkait lahan untuk pembangunan infrastruktur Gardu Induk Muratara kini telah tuntas.
Penyelesaian perhitungan terakhir terkait ganti rugi dua bidang lahan tapak tower beserta jalur kabel Gardu Induk Muratara telah rampung dan disepakati oleh pihak PLN bersama pemilik lahan.
“Secara administratif seluruh lahan sudah selesai, baik yang berada di wilayah Muratara maupun Kabupaten Sarolangun,” ujar H. Junius Wahyudi.
Menurutnya, penyelesaian persoalan lahan tersebut menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung percepatan pembangunan dan pengoperasian Gardu Induk Muratara.
Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pihak PLN, Asisten I dan Kabag Tapem Setda Muratara serta Camat Rupit yang telah berperan dalam memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut.
“Terima kasih kepada pihak PLN, Asisten I dan Kabag Tapem Setda Muratara beserta Camat Rupit atas kinerjanya dalam memfasilitasi penyelesaian ini,” katanya.
Selain Gardu Induk, pembangunan jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) menuju Desa SP 4 Setia Marga, Kecamatan Karang Dapo, juga terus dipersiapkan.
Saat ini, pihak PLN tengah melakukan mobilisasi material untuk pembangunan jaringan tersebut. Pengerjaan SUTM ditargetkan dapat diselesaikan sebelum Gardu Induk Muratara mulai beroperasi.
H. Junius berharap masyarakat dapat mendukung program pembangunan kelistrikan tersebut, terutama warga yang nantinya kemungkinan terdampak jalur kabel maupun lokasi penempatan tiang listrik.
“Kepada warga masyarakat agar mendukung program ini, terutama warga yang kemungkinan terkena jalur kabel dan penempatan tiang nantinya,” harapnya.
Dengan selesainya pembangunan jaringan pendukung tersebut, diharapkan wilayah yang selama ini menjadi sasaran pengembangan jaringan listrik dapat sepenuhnya terlayani oleh Gardu Induk Muratara.
Pemerintah Kabupaten Muratara pun memastikan koordinasi dengan PLN akan terus dilakukan agar seluruh tahapan berjalan lancar dan target Gardu Induk Muratara beroperasi pada akhir 2026 dapat terealisasi.(AkaZzz)













Komentar