Setiap hari kami melakukan pemantauan melalui satelit. Kami juga tergabung dalam grup yang memantau selama 24 jam. Apabila terjadi hotspot, lokasinya langsung diinformasikan dan kami teruskan kepada Kapolsek untuk ditindaklanjuti.
Kapolres menambahkan, Kabupaten Lahat memiliki 23 kecamatan, sementara polsek hanya 13, sedangkan personel dan struktur kewilayahan yang dimiliki Polres masih terbatas. Karena itu, diperlukan dukungan dan sinergi dari seluruh pihak, khususnya para kepala desa.
Ia mengaku, pihaknya masih memiliki keterbatasan personel yang membawahi beberapa kecamatan. Untuk itu, kami sangat memerlukan bantuan para kepala desa agar bersama-sama bersinergi melakukan pemantauan apabila terjadi kebakaran.
“Kami berharap melalui kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat, potensi Karhutla di Kabupaten Lahat dapat dicegah sejak dini sehingga tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar,” tutup Kapolres Lahat. (D1N)













Komentar