OGAN ILIR, JURNAL SUMATRA – Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom., menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayahnya.
Penegasan ini disampaikan saat beliau memimpin Rembug Paripurna ke-V Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2026, yang dirangkaikan dengan acara pelantikan Pengurus KTNA Kabupaten Ogan Ilir periode terbaru.
Acara yang berlangsung pada Rabu (09/09/2026) di Sekretariat KTNA Kabupaten Ogan Ilir tersebut turut dihadiri oleh jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait. Momentum penting ini juga disaksikan langsung oleh para tokoh pertanian nasional dan daerah, di antaranya Ketua Kontak Wanita Tani Nasional (KWTN), Sekretaris Jenderal Kontak Tani Nasional, Ketua KTNA Provinsi Sumatera Selatan, serta Ketua KTNA Kabupaten Ogan Ilir beserta seluruh jajaran pengurus.
Dalam sambutannya, Bupati Panca Wijaya Akbar menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam mempererat sinergi antara Pemkab Ogan Ilir dan KTNA. Kerja sama yang solid ini diharapkan mampu mendorong kemajuan serta kesejahteraan yang merata bagi seluruh petani dan nelayan di Kabupaten Ogan Ilir.
“Saya berharap pengurus KTNA yang baru saja dilantik dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, aktif menyerap aspirasi masyarakat di lapangan, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah. KTNA harus menjadi motor penggerak dalam mendorong peningkatan produktivitas serta kesejahteraan petani dan nelayan kita,” ujar Bupati Panca.
Lebih lanjut, Bupati Panca juga mengajak seluruh pihak dan elemen masyarakat untuk berkolaborasi secara nyata dalam membangun ketahanan pangan daerah.
“Mari bersama-sama memperkuat sektor pertanian dan perikanan untuk mewujudkan masyarakat Ogan Ilir yang semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Melalui pelantikan pengurus baru ini, KTNA Kabupaten Ogan Ilir diharapkan dapat segera menyusun program kerja taktis yang sejalan dengan visi pembangunan daerah, khususnya dalam modernisasi pertanian dan penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.(Van)













Komentar