oleh

Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Pemkab Ogan Ilir Salurkan Masker ke Sejumlah Pesantren

OGAN ILIR, JURNAL SUMATRA – Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Dinas Kesehatan bergerak cepat mengantisipasi dampak buruk kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebagai langkah nyata perlindungan kesehatan, Pemkab Ogan Ilir menyalurkan bantuan masker gratis yang menyasar area rentan, khususnya lingkungan pendidikan dan pondok pesantren.

Aksi tanggap darurat yang berlangsung pada Rabu (16/09/2026) ini menyasar para pelajar dan santri di beberapa titik, di antaranya Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya dan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut langsung dari arahan Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom. Pemkab berkomitmen penuh dalam memprioritaskan penanganan dampak kabut asap karhutla demi menjaga kesehatan masyarakat luas serta memastikan lingkungan sekolah tetap aman untuk aktivitas belajar-mengajar.

Pembagian masker ini difokuskan sebagai langkah preventif (antisipasi) guna menekan potensi gangguan kesehatan pada saluran pernapasan (ISPA). Kelompok anak-anak dan pelajar yang memiliki banyak aktivitas di luar ruangan menjadi prioritas utama karena dinilai paling rentan terpapar partikulat asap.

Di samping membagikan masker, Dinas Kesehatan Ogan Ilir turut mengeluarkan imbauan resmi bagi para pelajar, tenaga pendidik, dan seluruh elemen masyarakat untuk:

1. Meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kualitas udara memburuk akibat paparan asap.

2. Wajib mengenakan masker secara disiplin saat terpaksa beraktivitas di luar ruangan guna meminimalkan masuknya partikel debu dan asap berbahaya ke saluran napas.

3. Menerapkan pola hidup sehat dan memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga daya tahan tubuh.

4. Mengurangi mobilitas atau aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala gangguan pernapasan.

Melalui gerakan ini, Pemkab Ogan Ilir berharap masyarakat dapat lebih siap menghadapi situasi karhutla dan bersama-sama meminimalkan dampak buruknya terhadap kesehatan.(Van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed