LAHAT, JURNAL SUMATRA – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lahat, terus tingkatkan Program Kelas Merah Putih terkait pembinaan kepribadian dan pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan.
Gagasan program ini, merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan secara rutin dengan memberikan pembelajaran dasar bagi warga binaan yang masih memiliki keterbatasan dalam membaca maupun menulis.
Kegiatan pembelajaran di lingkungan Lapas Kelas IIA Lahat melibatkan bagian Staf Bimkemaswat bersama peserta magang Poltekip yang turut membantu proses pendampingan dan pemberian materi kepada warga binaan, pada Sabtu (19/9/2026) kemarin.
Untuk pelaksanaannya, pembelajaran difokuskan pada pengenalan huruf, membaca, dan menulis dengan materi yang diberikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta atau warga binaan.
Metode pembelajaran dilakukan secara sederhana, komunikatif, dan interaktif sehingga peserta dapat mengikuti proses belajar dengan lebih mudah dan nyaman.
Kegiatan Kelas Merah Putih tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk terus mengembangkan kemampuan diri selama menjalani masa pembinaan.
Kemampuan dasar literasi diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari serta mempersiapkan diri untuk kembali ke lingkungan masyarakat.
“Benar, kami terapkan Program Kelas Merapi Putih ini, untuk memastikan warga binaan tetap memiliki kesempatan belajar dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki, sehingga di program ini mereka dapat pembelajaran dasar secara bertahap sesuai kemampuan,” ujar Kepala Lapas Kelas IIA Lahat, Royhan Al Faisal.
Selain itu, diakui Kalapas Lahat, bahwa pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan, untuk mengasah dan mengembangkan kemampuan warga binaan.
“Untuk pelaksanaan pembelajaran akan terus didukung sebagai bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Dijelaskan Royhan, peningkatan kemampuan membaca dan menulis dapat membantu warga binaan menjadi lebih mandiri serta memiliki bekal positif ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.
“Dalam giat ini, para peserta mengikuti pembelajaran dengan tertib dan menunjukkan antusiasme selama proses berlangsung. Kolaborasi antara petugas Bimkemaswat dan peserta magang Poltekip juga turut mendukung,” terangnya.
Kalapas Kelas IIA Lahat menegaskan, berkomitmen untuk terus melaksanakan pembinaan pendidikan dan literasi sebagai bagian dari upaya membentuk warga binaan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan untuk kembali ke-masyarakat nanti. (D1N)













Komentar