“Program pekarangan pangan bergizi ini merupakan upaya bersama untuk mewujudkan ketahanan pangan mulai dari tingkat paling dasar, yaitu keluarga. Bhabinkamtibmas kami dorong untuk menjadi pendamping dan memastikan setiap jengkal lahan pekarangan warga binaan dapat dimanfaatkan secara produktif, baik untuk beternak ayam broiler seperti di Kedaton maupun menanam cabai seperti di Benawa,” ujarnya.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan ini, tambahnya, diharapkan semakin banyak warga di Kabupaten OKI yang termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan kosong menjadi lahan produktif yang memiliki nilai gizi dan ekonomis. Dengan demikian, program ketahanan pangan nasional diharapkan dapat terwujud mulai dari lingkungan keluarga hingga tingkat desa. (Choe)













Komentar