Problem dalam penanganan kasus ini, kata Laili Nur Anisah, para korban dan keluarganya tidak bersedia untuk membuka masalahnya ke publik atau melaporkan ke aparat penegak hukum. “Karena kasus itu dianggap sebagai aib dan harus dirahasiakan,” paparnya. Kasus kekerasan rumah tangga dikategorikan wilayah publik didasarkan adanya perundangan yang mengatur tentang ancaman dan sanksi pidana penjara 5 tahun ke atas untuk kekerasan fisik, 3 tahun ke atas untuk kekerasan psikis, 5 tahun ke atas untuk kekerasan seksual dan 3 tahun ke atas untuk penelantaran rumah tangga. Dia berharap, warga dan perangkat desa bisa memahami penjelasannya. Dan mereka komitmen untuk menekan terjadinya kasus kekerasan dan menangani secepatnya apabila terjadi kekerasan rumah tangga. (Affan)
Kekerasan Domestik Tak Diproses Hukum Halaman 2
Kekerasan Domestik Tak Diproses Hukum

News Feed
Karo Pemerintahan Pemprov Kepri dan Anggota DPRD Kepri meninggal
Nasional|Sabtu, 2 Januari 2021, 11:39
Tanjungpinang, jurnalsumatra.com – Kepala Biro (Karo) Pemerintahan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Haryono dan seorang Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Muhammad Arif meninggal dunia Baca Selengkapnya
Gugus Tugas: Pasien COVID-19 di Kulon Progo tambah 55 kasus
Nasional|Sabtu, 2 Januari 2021, 11:37
Kulon Progo, jurnalsumatra.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo mencatat pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah itu dalam waktu 24 Baca Selengkapnya
Total pasien COVID-19 sembuh di Sultra 7.037 orang
Nasional|Sabtu, 2 Januari 2021, 11:37
Kendari, jurnalsumatra.com – Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan total pasien sembuh dari virus corona jenis baru itu di Baca Selengkapnya
Kapolrestabes: Jumlah tindak pidana di Medan meningkat enam persen
Nasional|Sabtu, 2 Januari 2021, 11:36
Medan, jurnalsumatra.com – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, Sumatera Utara, mencatat jumlah tindak pidana di wilayah tersebut sepanjang 2020 mengalami peningkatan Baca Selengkapnya
Ketua DPD apresiasi SIM gratis bagi warga tak mampu
Nasional|Sabtu, 2 Januari 2021, 11:36
Jakarta, jurnalsumatra.com – Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi kebijakan pengurusan SIM gratis bagi warga tak mampu. Ketua DPD RI Baca Selengkapnya












Komentar