Problem dalam penanganan kasus ini, kata Laili Nur Anisah, para korban dan keluarganya tidak bersedia untuk membuka masalahnya ke publik atau melaporkan ke aparat penegak hukum. “Karena kasus itu dianggap sebagai aib dan harus dirahasiakan,” paparnya. Kasus kekerasan rumah tangga dikategorikan wilayah publik didasarkan adanya perundangan yang mengatur tentang ancaman dan sanksi pidana penjara 5 tahun ke atas untuk kekerasan fisik, 3 tahun ke atas untuk kekerasan psikis, 5 tahun ke atas untuk kekerasan seksual dan 3 tahun ke atas untuk penelantaran rumah tangga. Dia berharap, warga dan perangkat desa bisa memahami penjelasannya. Dan mereka komitmen untuk menekan terjadinya kasus kekerasan dan menangani secepatnya apabila terjadi kekerasan rumah tangga. (Affan)
Kekerasan Domestik Tak Diproses Hukum Halaman 2
Kekerasan Domestik Tak Diproses Hukum

News Feed
Banjir landa sejumlah wilayah di Tanjungpinang
Nasional|Sabtu, 2 Januari 2021, 11:21
Tanjungpinang, jurnalsumatra.com – Sejumlah wilayah di Kota Tanjungpinang Provinsi Kepri dilanda banjir Sabtu pagi, akibat hujan yang mengguyur sejak Jumat (1/1) belum Baca Selengkapnya
Aktivitas Merapi meningkat, Sleman perpanjang masa tanggap darurat
Nasional|Sabtu, 2 Januari 2021, 11:20
Sleman, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Sleman di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk kedua kalinya memperpanjang masa tanggap darurat bencana erupsi Gunung Merapi karena Baca Selengkapnya
Tanggul Sungai Gelis di Kabupaten Kudus jebol
Nasional|Sabtu, 2 Januari 2021, 11:17
Kudus, jurnalsumatra.com – Tanggul Sungai Gelis di Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, jebol dan menyebabkan rumah-rumah warga di Baca Selengkapnya
DPR ajak elemen bangsa jaga eksistensi ideologi negara Bupati Bangka optimis perda COVID-19 mampu tekan virus corona
Nasional|Sabtu, 2 Januari 2021, 11:17
Sungailiat, Babel, jurnalsumatra.com – Bupati Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Mulkan optimis peraturan daerah tentang protokol kesehatan dalam penanganan COVID-19 yang sudah Baca Selengkapnya
DPR ajak elemen bangsa jaga eksistensi ideologi negara
Nasional|Sabtu, 2 Januari 2021, 11:15
Jakarta, jurnalsumatra.com – Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengajak semua elemen bangsa untuk bergotong royong menjaga eksistensi ideologi dan konsensus dasar Baca Selengkapnya












Komentar