oleh

Masyarakat Tani: Apa Beda Asap Ilegal Drilling dengan Asap Bakar Lahan Pertanian

Guntoro juga membandingkan antara ilegal drilling dengan membakar lahan pertanian.

“Secara perbandingan, lebih parah ilegal drilling. Sebab, ketika sumur minyak meledak tejadi kebakaran yang mengeluarkan asap tebal dan api nya berminggu-minggu baru dapat dipadamkan. Begitu juga asap yang keluar dari kios penyulingan minyak mentah, itu setiap detik keluar dari cerobong kios penyulingan, dampak lingkungannya juga terlihat jelas, lihat saja dedaunan yang ada disekitar kios penyulingan itu pada hitam semua,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa masyarakat membuka lahan pertanian dengan cara membakar, bukan bertujuan untuk merusak lingkungan. Melainkan jadi keuntungan bagi petani mandiri.

“Membuka lahan pertanian dengan cara membakar itu, sebenarnya untuk kesuburan tanaman dan menjadi sumber tumbuhan yang sehat, bukan bertujuan merusak lingkungan. Kalau asap membakar lahan pertanian dianggap bahaya bagi lingkungan, bagaimana dengan asap ilegal drilling,” tegasnya. (Rafik Elyas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed