oleh

Jembatan Kayu di Desa Kertajaya Tak Dapat Dilalui Sama Sekali

MUBA, JURNAL SUMATRA – Warga Desa Kertajaya Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengeluhkan kondisi Jembatan Sungai Sake sebagai akses penghubung didalam desa mereka.

Pasalnya, sejak tahun belakangan tadi jembatan yang terbuat dari kayu itu mengalami rusak parah, bahkan kini tidak bisa dilewati sama sekali oleh kendaraan dua maupun pejalan kaki terutama anak-anak sekolah.

“Kerusakan sebenarnya sudah lama terjadi, namun masih bisa dilalui, karena waktu itu belum seberapa parah, nah setelah habis pilkada tadi kerusakan bertambah parah bahkan tak dapat dilalui sama sekali. Sehingga untuk beraktifitas dalam sehari-hari kami warga kesulitan dan untuk menyebrang kami terpaksa berkeliling dengan jarak yang lumayan jauh,” ujar Rozi (40) warga setempat saat dibincangi JURNAL SUMATRA, Senin (19/1/2026).

Laki -laki yang akrab disapa Ojik ini mengatakan, bahwa kerusakan jembatan tersebut, juga dikeluhkan banyak pihak. Karena selain menyebabkan jarak tempuh semakin jauh, hal ini juga berdampak pada aktivitas ekonomi, akses pendidikan maupun layanan darurat juga bisa menjadi terlambat.

“Kami warga berharap, pemerintah Kabupaten Muba atau dinas terkait segera turun tangan untuk menangani persoalan ini. Mengingat jembatan penghubung ini merupakan akses vital yang menghubungkan dua kawasan padat penduduk,” harapnya. (Ulandari)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed