“Terimakasih Bapak Menko atas dukungannya, kami akan terus berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Sumsel dan pihak terkait untuk terus mengawal kasus ODOL ini melalui penindakan secara humanis sesuai arahan Polda Sumsel, sehingga pada tahun 2027 kita bisa mewujudkan zero ODOL,” ungkapnya.
Masih dalam kesempatan yang sama, Kasat Lantas Polres Lahat Iptu Dr. Jhoni Albert, S.H., M.Si., M.H., M.M. melaporkan bahwa sejak terjadi ambruknya Jembatan Muara Lawai, Polres Lahat khususnya Satlantas langsung melakukan peninjauan ke lokasi dan melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan akibat terputusnya akses penyeberangan.
“Saat kejadian, kami bersama Pak Kapolres mendampingi Bapak Dirlantas Polda Sumsel meninjau lokasi, langsung melakukan atur lalin, kemudian pengecekan korban, pemeriksaan driver dan saksi-saksi, mendatangi balai uji kendaraan bermotor, koordinasi dengan pihak Kejaksaan terkait gelar perkara, hingga kasus ini naik ke status P21”, jelas Jhoni Albert.
Dalam kesempatan ini, AHY bersama para Deputi Menko Infrastruktur dan Wamen Naker Apriansyah Nur disambut langsung oleh Wakapolda Sumsel, Wakil Gubernur Sumsel, Kajati Sumsel, Pengadilan Tinggi Palembang, Dirgakkum Korlantas Polri dan Team, Dirlantas Polda Sumsel, Kajari Kabupaten Lahat dan Kapolres Lahat. (D1N)













Komentar