LAHAT, JURNAL SUMATRA – Presisi keselamatan adalah tanggungjawab bersama, mantap di kepemimpinan Kapolres AKBP Novi Edyanto SIK, MIK, dan Wakapolres Lahat Kompol Liswan Nurhapis SH, berhasil mengungkap kasus kejahatan lalu lintas (Lalin) atas ambruknya Jembatan Muara Lawai Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat.
Luar biasa, Satuan Lalu Lintas Polres Lahat mendapatkan apresiasi dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Dr.H Agus Harimurti Yudhoyono, M.S.C.,M.P.A.,MA. atas ungkap kasus kejahatan lalu lintas yang mengakibatkan ambruknya Jembatan Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.
Apresiasi ini disampaikan AHY pada kunjungan kerjanya ke Sumatera Selatan khususnya pada acara rapat koordinasi bebas kendaraan lebih dimensi lebih muatan bersama di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Presisi Polda Sumsel, Selasa (10/2/2026)
Dalam bimbingan dan arahannya, Dr.H Agus Harimurti Yudhoyono, M.S.C.,M.P.A.,MA atau yang akrab disapa AHY menyampaikan apresiasi dan ungkapan terimakasih atas kinerja dan kolaborasi yang baik antara Polda Sumsel melalui Ditlantas dan Polres Lahat melalui Satlantas. Ia mendukung penuh penegakkan hukum dan penertiban kendaraan yang melampaui batas muatan dan batas dimensi.
“Kita telah mengawal issue ODOL ini sejak 1 tahun yang lalu, setiap tahun ada 20 ribu orang yang meninggal dan 1,5 % akibat odol. Sangat setuju jika seluruh instansi yang terkait untuk berkolaborasi mencegah kegiatan kendaraan over dimension dan over loading,” jelas AHY.
Dirinya juga menekankan upaya untuk mewujudkan 0 ODOL sebagai target di tahun 2027. “Kita tetapkan Pada tanggal 01 Januari 2027 adalah zero over dimension over loading di seluruh Indonesia, maka hasil dari Rakor kita hari ini akan saya evaluasi dan saya tularkan kepada Polda, Polres dan Dishub yang lain”, pungkasnya.
Sementara itu, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P. menyatakan bahwa Polda Sumsel mendukung penuh dalam penindakan odol secara humanis serta melibatkan instansi yang lain guna meningkatkan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif.
“Dirlantas dan jajaran telah berhasil melakukan Penanganan kasus over dimensi dan over loading khusus nya didaerah Lahat provinsi sumsel yang mengakibatkan jembatan ambruk sudah selesai P21 semua pada tanggal 6 Februari 2026,” ujarnya.
Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto, S.I.K., M.I.K mengaku bangga atas apresiasi yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Dr.H Agus Harimurti Yudhoyono, M.S.C.,M.P.A.,MA. pada rapat yang khusus membahas tentang pelanggaran lalu lintas oleh Kendaraan over dimensi dan over loading tersebut.












Komentar