Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat melalui Kasintel Kejari Lahat Faisal SH mengatakan, bahwa laporan yang dimaksud oleh rekan rekan telah ditindak lanjuti dan Kejaksaan Negeri Lahat sudah berkoordinasi dengan Inspektorat. “Namun, untuk bukti bukti menurut pihak Inspektorat Lahat belum cukup untuk diproses hukum ketahap selanjutnya. Maka dari itu, kami berharap apabila ada bukti bukti baru yang bisa mendukung proses hukum untuk melengkapi,” urai Kasintel Kejari Lahat. Setelah diadakan Negosiasi didapat kesepakatan, pihak Kejaksaan akan tetap memproses kasus ini, sambil melengkapi bukti bukti yang lain. Sekira pukul 10.30 WIB massa membubarkan diri dari kantor Kejari Lahat dengan tertip. (Din)
Puluhan Massa Geruduk Kantor Kejaksaan Negeri Lahat

News Feed
Kantor Bapenda Lahat Dibobol, Maling Gasak Mesin Pemotong Karcis
LAHAT, JURNAL SUMATRA – Sungguh miris kantor Bapenda Lahat, dibobol para kawanan maling. Peristiwa tragis tersebut, terjadi pada Senin (19/10/2026) malam. Akibat Baca Selengkapnya
Peringati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Humas Polres Lahat Gelar Donor Darah Bersama PMI
LAHAT, JURNAL SUMATRA – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Divisi Humas Polri. Seksi Humas Polres Lahat menggelar kegiatan donor darah bekerja Baca Selengkapnya
Razia Gabungan Satresnarkoba Polres Lahat dan BNN Empat Lawang di Cafe D Amankan 9 Orang dan Sita 12 Pil Ekstasi
LAHAT, JURNAL SUMATRA – Polres Lahat menggelar operasi penindakan terhadap dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di sebuah tempat hiburan malam, Cafe D, Baca Selengkapnya
6 Sekolah di Lahat Ikuti Bimtek Penguat Literasi Numerasi dan Digitalisasi SPMI
Lahat, Pendidikan, Sumsel|Jumat, 16 Oktober 2026, 18:32
LAHAT, JURNAL SUMATRA – Bimbingan Teknis (Bimtek) penguatan literasi numerasi, implementasi digitalisasi, tata kelola satuan pendidikan melalui SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal Baca Selengkapnya
Petugas Gabungan Kembali Turun ke Jalan, Pastikan Rambu Berlaku Efektif
LAHAT, JURNAL SUMATRA – Sudah jelas ada rambu larangan terpasang, tetapi seakan para sopir bus, tronton, dan truk masih saja memasuki kawasan Baca Selengkapnya












Komentar